Tag Archives: ide bisnis

Ide Bisnis Berbasis Hobi, Biaya Rendah

Ide bisnis bisa berasal dari hobi. Apa hobi Anda? Segera terapkan dan kembangkan ke dalam dunia entrepreneurship untuk menambah pundi-pundi penghasilan.

women-business-owner-bakeryBisnis yang berbasis hobi memberi banyak keunggulan bagi entrepreneur. Satu di antaranya memberi kepuasan tersendiri saat mengelolanya sehingga pelaku usaha senantiasa bersemangat dalam menekuninya walau kendala menghadang sekalipun.

Nah, berikut ini adalah beberapa ide bisnis berbasis hobi berbiaya relatif murah yang bisa  Anda jadikan peluang untuk mendatangkan penghasilan.

 

Menjual Kue

Bila Anda hobi memakan dan membuat kue, salurkan hobi itu menjadi peluang usaha yang bisa mendatangkan penghasilan. Usaha ini bisa dikelola dari rumah dengan biaya yang relatif rendah. Anda bisa berperan sebagai pemasok atau supplier terlebih dahulu serta mempromosikannya melalui toko online di awal-awal bisnis dan bila grafik pertumbuhan bisnisnya telah meroket, Anda bisa membuka toko offline. Manfaatkan jejaring sosial untuk mempromosikan produk tersebut.

 

Fotografi

Hobi memotret layak disalurkan menjadi peluang usaha. Sebagai permulaan, Anda bisa membuka studio mini di garasi atau teras rumah. Beli perlengkapan pemotretan yang terjangkau sesuai budget dan lakukan promosi bisnis. Sembari mengelola usaha studio mini di rumah, Anda juga bisa menawarkan jasa untuk berbagai event yang membutuhkan kepiawaian memotret Anda seperti pernikahan, ulang tahun, event korporasi dan ajang-ajang lainnya. Seiring bisnis berjalan, asah kemampuan video shooting Anda untuk melengkapi produk jasa yang bisa ditawarkan kepada konsumen.

Ada baiknya membuat webiste perusahaan untuk memperkenalkan bisnis Anda kepada khalayak. Bila memiliki kekhususan bidang dalam memotret, misalnya hobi memotret pertandingan olahraga atau memotret interior rumah dan sebagainya, Anda bisa memeroleh pundi-pundi uang dengan menjual hasil karya tersebut di jagat maya.

 

Game

Hobi bermain game tak hanya bisa meredakan kepenatan tapi juga bisa mendatangkan uang. Ciptakan aplikasi permainan, baik berbasis ponsel ataupun komputer, yang mampu menarik minat khalayak. Modal yang dibutuhkan untuk usaha ini relatif rendah dan bisa dikelola dari rumah sebagai pekerjaan sambilan untuk awal mulanya.

Untuk memperluas jaringan dan membuka cakrawala mengenai game yang up-to-date, bergabunglah dengan komunitas-komunitas pecinta game. Bila memungkinkan jual karya kreatif Anda kepada sejumlah vendor potensial.

 

Menjahit

Kehadiran butik online di jagat maya seakan tak terhitung. Pelakunyapun beragam, mulai dari kalangan remaja, umum hingga selebriti. Bila Anda memiliki hobi di bidang tata busana, salurkan hobi tersebut dengan merancang serta menciptakan busana trendi yang disukai konsumen. Sebagai permulaan, pasarkan produk ke orang-orang terdekat dan ciptakan sistem pemasaran dari-mulut-ke-mulut yang efektif serta pemasaran online yang efisien. Ikuti selalu perkembangan mode yang paling mutakhir untuk mengembangkan produk Anda.

Ini hanya sebagian kecil ide bisnis berbiaya murah yang bisa dibidik sebagai peluang usaha. Masih banyak lagi ide bisnis berbasis hobi yang layak dikelola sebagai usaha, hobi Anda mungkin salah satu di antaranya. Selamat berbisnis! (*/dari berbagai sumber)

Sumber: http://ciputraentrepreneurship.com

Advertisements

Foremost, Sepatu dengan Footprint Aksara Sunda & Pulau Indonesia

Kreativitas generasi bangsa memang patut diacungi jempol. Dua orang mahasiswa Universitas Padjajaran (Unpad), Bandung, berhasil merintis bisnis yang suatu hari bukan tak mungkin bisa banggakan negerinya, Indonesia. Memproduksi sepatu dengan footprint beraksara Sunda dan pulau-pulau Indonesia, keduanyapun sukses mengantongi kemenangan di ajang Wirausaha Muda Mandiri (WMM) 2011.

Sepatu unik berbahan utama kulit itu mulai diproduksi pada Oktober 2010. Mengambil nama Foremost sebagai brand produknya, Fauzan Adhima Efwandaputra dan Yusuf Ramdhani berkeinginan mengangkat kepopularitasan Indonesia ke dunia internasional. Bagi keduanya, Foremost merupakan perpaduan nilai antara ciri khas barat dan lokal yang bisa dilihat secara jelas pada footprint pulau-pulau Indonesia serta tulisan aksara Sunda di bagian telapak sepatu.

“Tulisan aksara Sunda itu sebenarnya bertuliskan Indonesian Pride. Kita ingin menjadikan Foremost sebagai kebanggaan orang Indonesia. Nilai tambah dan keunikan ini yang mungkin membuat kami menang (dalam ajang WMM 2011), tutur Fauzan seperti dilansir dari situs resmi Unpad, 25 Januari 2012 lalu.

Selain miliki keunikan di bagian telapak kaki, sepatu Foremost juga mempunyai keunggulan tersendiri. Di antaranya terletak pada desain dan struktur bahan sepatu yang diproduksi dengan cermat. Bagian sol belakang sepatu yang anti gesek hingga pijakan yang tergolong empuk dirancang agar konsumen senantiasa merasa nyaman bila mengenakannya.

Niat serta tekad yang bisa dilihat dari kualitas Foremost merupakan cerminan dua orang pendirinya yang memang hobi dengan sepatu. “Pada dasarnya kita penyuka sepatu jadi kita tahu tentang kualitas sepatu yang baik seperti apa. Kita mencampuradukkan kelebihan-kelebihan sepatu yang pernah kami coba ke dalam Foremost,” jelas Fauzan.

Hingga saat ini, Foremost telah terjual rata-rata 60 pasang setiap bulannya, baik melalui online maupun offline. “Rata-rata 30-40 pieces melalui online dan 30 pieces untuk yang offline. Belum lagi pada bulan-bulan Desember atau menjelang Lebaran,” ujar Yusuf yang memang menangani bidang marketing di Foremost.

Untuk ke depannya, kedua pelaku usaha muda itu berniat memproduksi produk lain yang juga tak kalah menariknya seperti dompet, jaket dan T-shirt. Selain itu, keduanya juga ingin meningkatkan teknologi untuk menambah kualitas produksi sehingga menjadi lebih baik dan menargetkan perluasan pasar, baik pasar domestik serta internasional. Target pasar internasional pertama yang akan dibidik adalah Singapura dan Asia.

“Kita sedang campaign “Foremost for the people” untuk tahun ini. Kita ingin mem-foremost-kan orang. Kita ingin dikenal, dibicarakan dan dipakai,” tutup Yusuf.[]

Sumber

3 Aspek Kajian dalam Rencana Bisnis

Menemukan ide bisnis tanpa mewujudkannya dalam tindakan nyata rasanya sia-sia. Para entrepreneur sukses, seringkali tidak pernah memikirkan tahapan-tahapan dalam merealisasikan ide. Bahkan banyak pula anggapan bahwa kalau mau berbisnis tidak usah membuat rencana macam-macam, nanti malah kandas di tengah jalan.

Mungkin banyak yang membuat rencana macam-macam tapi rencana cuma sebatas rencana, sehingga realisasinya tidak ada. Kalau ini yang terjadi tentu anggapan di atas menjadi benar. Padahal dalam teorinya, bisnis sekecil apapun tetap memerlukan perencanaan untuk dapat merealisasikan ide bisnis yang lebih matang.

Tujuan membuat rencana bisnis adalah untuk memastikan jalannya operasi bisnis yang tepat dan memberikan dorongan pada rencana-rencana bisnis ke depan. Selain itu juga untuk memutuskan rute yang diperlukan organisasi dalam mencapai tujuannya sekaligus menentukan standar untuk mementukan kinerja bisnis. Yang tidak kalah penting adalah untuk memperoleh dukungan dari konsumen, investor bahkan pihak-pihak lainnya.

Dalam perspektif pakar bisnis Philip Kotler, setidaknya ada beberapa prosedur standar untuk dapat merealisasikan ide bisnis yang benar dalam bentuk rencana bisnis dalam rangka merealisasikan bisnis. Prosedur tersebut ialah pembangkitan gagasan, penyaringan, pengembangan dan pengujian konsep, strategi pemasaran, analisa bisnis, pengembangan produk, pengujian pasar, dan komersialisasi.

Dengan kata lain, rencana bisnis untuk merealisasikan ide memang menjadi hal yang sangat penting dalam bisnis. Boleh saja ide yang diperoleh luar biasa tetapi tetap saja harus dikaji dalam berbagai hal, terutama aspek ekonomis, teknis, dan masa depannya.

1. Aspek ekonomis

Aspek ini mencakup analisis pasar, penjualan, biaya produksi, maupun profit margin. Faktor ini sangat penting, karena mempengaruhi tingkat keputusan untuk merealisasikan ide menjadi bisnis yang sesungguhnya. Aspek ini akan mengkaji sejauh mana tingkat keuntungan yang diperoleh, dengan daya serap pasar yang ada dan kemampuan memiliki modal untuk menjalankan operasional bisnis. Meskipun idenya luar biasa, tetapi kalau dalam perhitungannya merugi tentunya membuat bisnis tersebut tidak layak. Karena itu, Anda harus paham betul, bagaimana Anda menghasilkan pendapatan dan berapa biaya yang akan dikeluarkan.

2. Aspek teknis

Aspek ini sangat penting untuk mengukur kemampuan untuk menjalankan bisnis dengan baik. Apakah dengan modal yang ada, sudah mampu memproduksi barang atau jasa yang bisa dijual? Bagaimana dengan kemampuan sumber daya manusianya? Apakah semua kekuatan yang dimiliki mampu memberikan nilai tambah yang lebih baik kepada konsumen dibandingkan dengan usaha-usaha sejenis lainnya? Suatu rencana bisnis yang baik, akan memberikan peluang yang lebih baik, sekaligis meminimalisasi kemungkinan kegagalan bisnis.

3. Masa depan bisnis

Aspek ini akan mengkaji lebih komprehensif mengenai masa depan bisnis Anda. Jangan sampai, kita tahu bahwa bisnis yang digeluti adalah bisnis musiman, namun perencanaan yang diterapkan adalah untuk bisnis yang permanen. Ini tentu nantinya akan menganggu aspek teknis. Belum lagi dengan harapan-harapan konsumen yang selalu akan lebih maju dan terkinikan. Apakah mampu bisnis yang kita jalankan nanti menyerap pasar seperti ini? Inilah aspek penting yang harus diperhatikan secara seksama dan dituangkan dalam rencana bisnis.

Sekali lagi, Anda jangan percaya dengan saran yang berkata “lupakan rencana bisnis, cukup jalankan saja,” karena Anda bisa terjerumus ke hutan belantara bisnis yang serba tidak pasti. Lebih baik jika Anda menguji kelayakan rencana bisnis Anda kepada orang-orang yang lebih sukses dan lebih berpengalaman dalam bisnis, dan kemudian Anda menjadi entrepreneur sukses. (*/dari berbagai sumber)

__________

sumber: ciputraentrepreneurship.com